SEJARAH PRODI KEBIDANAN KEDIRI

SEJARAH

Terhitung mulai tanggal 1 Agustus 1965 dengan surat keputusan Walikota Kediri Nomor: 53.A/Um tanggal 14 Juni 1965 Pemerintah Kotapraja Kediri mendirikan sekolah Bidan Gambiran Kediri. Pendirian tersebut disahkan pengawas Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur dengan surat Keputusan Nomor: 7a./Pend/tanggal 30 Juni 1966. Berdasarkan dengan kebutuhan pemerintah dan masyarakat, maka orientasi dari pemerintah yang semula Hospital Oriented dirubah menjadi Community Oriented, sehingga pada tahun 1981 diterbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan R.I nomor: 92/Kep/Diklat/Kes./1981 tanggal 25 Mei 1981 yang berisi tentang konversi Sekolah Bidan Kediri menjadi Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Kediri.

Sehubungan dengan jumlah tenaga kesehatan yang relative masih kurang, maka melalui surat Kepala Kantor Wilayah Departemen Kesehatan Propinsi Jawa Timur nomor: 3799/Kanwil/TU.43/IV/1984 tanggal 19 April 1984, SPK Kediri ditugasi menyelenggarakan kelas parallel di Pare terhitung mulai Tahun Ajaran 1986/1987, yang selanjutnya kelas parallel tersebut menjadi SPK Pare di bawah pengelola pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Kediri.

Mulai Tahun Ajaran 1989/1990 dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor: 55/Kep.Diknakes/II/89 tanggal 25 Februari 1989, SPK Kediri ditugasi menyelenggarakan Program Pendidikan Bidan (PPB) sampai dengan tahun 1998. Hal ini untuk memenuhi harapan masyarakat dalam usaha menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Sejak bulan September 1990 melalui Keputusan Menteri Kesehatan R.I. nomor : 439/Menkes/SK/IX/90 tanggal 17 September 1990 tentang Organisasi dan Tata Kerja SPK, maka SPK Kediri yang semula di bawah naungan Pemerintah Daerah Tingkat II Kotamadya Kediri berubah menjadi milik Departemen Kesehatan R.I.

Selama kurun waktu dari perubahan status kepemilikan SPK Kediri menjadi milik Dep.kes. R.I. Tahun 1990 hingga 1996 Sekolah Perawat Kesehatan Departemen Kesehatan Kediri telah menyelenggarakan Program Pendidikan Reguler ( jalur umum) dan Program Pendidikan Bidan.

Melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: HK.00.06.2.5.1099 tanggal 16 April 1998 SPK Kediri ditunjuk sebagai penyelenggara D.III Kebidanan Jalur Khusus. Selanjutnya melalui Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor: HK.00.06.1.3.02138 tanggal 18 Mei 1998 dibentuk Akademi Kebidanan Depkes. Kediri Propinsi Jwa Timur. Akademi Kebidanan tersebut menyelenggarakan program Diploma Kebidanan di Sekolah Perawat Kesehatan Kediri, sesuai dengan SK tersebut maka  Direktur Akademi Kebidanan adalah Kepala SPK Depkes Kediri. Mulai tahun Akademik 1999 sampai dengan 2000. Akademi Kebidanan Depkes. Kediri mendapatkan tugas untuk melaksanakan Program D.III Kebidanan Jalur Umum berdasar SK Nomor: HK.00.06.2.5.365 tanggal 21 Februari 1999 yang mendidik mahasiswa lulusan SMU sederajat.

Dengan telah terbitnya Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial R.I. Nomor: 298/Menkos/SK/IV/2001 tentang Organisasi dan Tata kerja Politeknik Kesehatan ( Poltekkes ), maka Sekolah Perawat Kesehatan Depkes. Kediri yang ditunjuk menyelenggarakan Akademi Kebidanan tidak berlaku lagi, namun bergabung dalam Politeknik Kesehatan Malang yang merupakan gabungan dari 7 (tujuh) Akademi Kesehatan yang ada di wilayah Malang, Kediri, Blitar dan Jember. Dengan demikian struktur dan tata kerja organisasipun akan berubah sesuai dengan kedudukan organisasi yang baru. Dengan bergabungnya didalam Politeknik Kesehatan Malang, maka Akademi Kebidanan kediri berubah menjadi Program Studi Kebidanan Kediri. Karena Departemen Kesehatan Ri berubah menjadi Kementrian Kesehatan makan pada awal Januari 2010 Politeknik Kesehatan Malang berubah nama menjadi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.

KEDUDUKAN

Program Studi Kebidanan Kediri berada di bawah Politeknik Kesehatan Kementrian  Kesehatan Malang Jurusan Kebidanan.

PROGRAM PENDIDIKAN

Program Studi Kediri melaksanakan program pendidikan D.III Kebidanan. Program Diploma III merupakan jenjang pendidikan yang mempunyai beban studi minimal 110 SKS hingga 120 sks dengan kurikulum 6 semester dan lama program antara 6 sampai 10 semester setelah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.